Langsung ke konten utama

Nonton Film Horor dari Rumah Saja


Sejak beberapa tahun terakhir penikmat film Indonesia mendapat banyak suguhan film bergenre horor yang terbilang bagus. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi penyuka film horor berkualitas. Fenomena ini tak bisa dilepaskan dari kehadiran film remake Pengabdi Setan karya sutradara Joko Anwar. 

Pengabdi Setan yang dirilis pada 28 September 2017 lalu menuai sukses besar dengan tercatat sebagai film horor Indonesia terlaris, ditonton sebanyak 4,2 juta penonton. 

Film ini juga menyabet beberapa penghargaan dari dalam maupun luar negeri. Tak tanggung-tanggung, film yang dibintangi Tara Basro ini menyabet 7 dari 13 nominasi yang diikutsertakan dalam Festival Film Indonesia tahun 2017. 

Tak hanya itu, film Pengabdi Setan juga mendapatkan penghargaan sebagai Best Horror Film di Toronto After Dark Film Festival Kanada, Scariest Film Award di Seven-night Popcorn Frights Film Festival Florida Amerika Serikat. 

Pada tahun 2018, film Pengabdi Setan juga dinobatkan sebagai Film Terbaik Overlook Film Festival 2018 yang merupakan festival film horor bergengsi di Amerika Serikat dan bersaing dengan film-film kelas Hollywood seperti Hereditary, Don’t Leave Home, dan Upgrade. 

Usai rilis Pengabdi Setan, banyak film horor Indonesia berkualitas lainnya yang bermunculan, sehingga tak heran bila film ini seperti menjadi momentum bangkitnya perfilman horor Tanah Air yang sempat meredup. Beberapa di antaranya seperti film Ikut Aku ke Neraka (2019), Kuntilanak (2018), Sesat (2018), dan Jailangkung (2017) yang turut meramaikan film horor di tanah air. 

Semua film horor yang disebutkan di atas tersedia di platform streaming film terhubungdarirumah.com bekerja sama dengan iflix. Agar tak penasaran, langsung saja kunjungi website https://www.diandro.id/2020/09/iflix-apk-download.html untuk download aplikasi dan mendapatkan pilihan film-film berkualitas lainnya yang dijamin bisa menemani waktu kalian saat #DiRumahAja

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada Garansi Bebas Pengembalian di Shopee, Penjual Untung atau Rugi?

Baru-baru ini, Shopee merilis program terbarunya yaitu Garansi Bebas Pengembalian yang memungkinkan pembeli untuk mengembalikan barang dengan alasan berubah pikiran. Lewat program ini pembeli bisa melakukan pengembalian barang dengan mudah, bukan hanya saat barang yang diterima tidak sesuai atau rusak, tapi juga kalau pembeli berubah pikiran saat barang diterima. Hal ini pastinya harus sesuai dengan syarat dan ketentuan yang telah ditentukan oleh Shopee. Program Shopee ini disambut hangat dan penuh antusiasme oleh para pembeli! Bagaimana tidak? Hal ini menjawab keraguan banyak dari mereka yang masih saja bimbang dan ragu saat hendak berbelanja barang secara online. Lalu bagaimana dengan Penjual? Apa benar program ini hanya menguntungkan Pembeli saja? Di sisi lain, Garansi Bebas Pengembalian mendapatkan berbagai macam respons berbeda-beda dari para penjual. Ada yang mendukung program ini, karena membuka peluang lebih banyak menarik pembeli baru dan memicu potensi pembelian berulang. Nam...

Memaksimalkan Produktivitas dengan Google Meet, Google Sheets, dan Google Forms

Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan akan alat kolaborasi digital yang fleksibel, terpadu, dan mudah digunakan terus meningkat, terutama di lingkungan kerja dan pendidikan yang semakin bergantung pada sistem daring. Google sebagai salah satu pemain besar di dunia teknologi merespons kebutuhan tersebut dengan menghadirkan rangkaian aplikasi produktivitas berbasis cloud, di antaranya  Google Meet ,  Google Sheets , dan  Google Forms . Ketiga layanan ini bukan hanya berdiri sendiri sebagai alat yang memiliki fungsi berbeda, tetapi juga dapat dipadukan menjadi sebuah ekosistem kolaboratif yang kuat. Integrasi ketiganya semakin mempermudah pengguna dalam mengelola data, melakukan rapat virtual, serta menyebarkan survei atau formulir dengan tingkat otomatisasi tinggi. Artikel ini mengulas secara mendalam bagaimana ketiga layanan tersebut bekerja, manfaat yang ditawarkan, serta bagaimana pengguna dapat memaksimalkan kolaborasi dengan memadukan ketiganya dalam berbagai skenar...

Uber Digugat Penumpang Difabel, Mengapa?

Jakarta - Uber telah merilis layanan bagi penumpang difabel agar mereka bisa menggunakan jasa mereka seperti pengguna umumnya. Sayangnya, program ini tak tersedia di seluruh pasar Uber. Mengutip laman Tech Crunch, Kamis (11/5/2017), gara-gara layanan Uber untuk difabel yang tak tersebar merata di semua tempat, perusahaan digugat oleh dua orang calon penumpang yang menggunakan kursi roda. Mereka menggugat Uber karena menganggap Uber telah melanggar undang-undang negara terkait orang dengan disabilitas. Ada tiga peraturan yang diduga telah dilanggar Uber, yakni Title III of the Americans with Disabilities Act, California Disabled Persons Act, dan sebuah undang-undang mengenai persaingan yang tidak adil di California. Baca Juga :  Cara Cek Tarif Uber Cara Cek Tarif JNE Cara Cek Tarif Grab Menurut gugatan yang dilayangkan, kedua orang penggugat tidak bisa menggunakan jasa Uber karena perusahaan tak menyediakan mobil yang bisa diakses orang dengan kursi roda di wilayah Ja...