Langsung ke konten utama

Busi Mobil Cepat Mati? Ini Lho Penyebabnya ...

Yups, namanya juga busi. Bentuknya memang  kecil namun perannya sangat penting. Khusunya pada kendaraan yang masih menggunakannya sebagai bagian dari proses pembakaran. Walaupun bentuknya kecil, namun busi memiliki fungsi penting pada sepeda motor. Bahkan busi masuk dalam daftar perawatan service rutin.

Masa pakai ideal busi yakni 8.000 sampai 10.000 km. Namun masa pakai bisa tidak sesuai aturan jika bagian motor kalian dalam keadaan tidak standar atau mengalami kerusakan. Makannya harus benar-benar diketahui. Nah, kenapa sih busi kok cepat mati? simak ulasannya dibawah ini.

Dalam hal perawatan bisa melakukan pembersihan di setiap 4.000 km. “Saat membersihkan usahakan mesin motor dalam keadaan dingin setelah busi dilepas bisa menyiramnya dengan bensin pada bagian kepala dan membersihkan kerak pembakaran dengan menggunakan sikat kawat”,ungkap Mas Johari mekanik bengkel Karya Mandiri Banjarnegara.

Usai bersih, bisa mengeringkannya dengan kompresor dan memasangnya kembali. Namun terkadang ada beberapa faktor yang menyebabkan masa pakai busi tidak sesuai aturan tertulis :

Kompresi Mesin Bocor

Tenaga mesin yang mengempos bisa disebabkan oleh kompresi yang bocor, hal ini tentunya membuat busi bekerja keras dalam menghasilkan pembakaran di dalam mesin.

Salah Pemasangan

Tak jarang pengendara motor masih ada yang salah dalam memasang busi motor, tidak boleh longgar atau bahkan tidak sesuai dengan jalur baut (ulir) atau dratnya. Terlihat sepele namun kondisi ini bisa menyebabkan banyak masalah pada mesin, mulai dari tenaga motor yang ngempos, hingga busi yang jadi cepat mati.

Cek selengkapnya mengenai apa saja penyebab busi mobil cepat mati agar kamu tahu dan bisa mengatasi secepatnya dan hidup bahagia ever after. Eheheee

Nah Sahabat, itulah beberapa cara menjaga performa mesin mobil kamu selalu optimal tanpa harus membawa mobilnya ke bengkel. Hanya dengan melihat elektrode busi kamu sudah bisa menyimpulkan apa yang terjadi dengan performa mesin kamu. Selanjutnya kamu tinggal mengkonsultasikan atau mengganti busi yang sudah usang untuk meningkatkan performa mesin mobil kembali.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada Garansi Bebas Pengembalian di Shopee, Penjual Untung atau Rugi?

Baru-baru ini, Shopee merilis program terbarunya yaitu Garansi Bebas Pengembalian yang memungkinkan pembeli untuk mengembalikan barang dengan alasan berubah pikiran. Lewat program ini pembeli bisa melakukan pengembalian barang dengan mudah, bukan hanya saat barang yang diterima tidak sesuai atau rusak, tapi juga kalau pembeli berubah pikiran saat barang diterima. Hal ini pastinya harus sesuai dengan syarat dan ketentuan yang telah ditentukan oleh Shopee. Program Shopee ini disambut hangat dan penuh antusiasme oleh para pembeli! Bagaimana tidak? Hal ini menjawab keraguan banyak dari mereka yang masih saja bimbang dan ragu saat hendak berbelanja barang secara online. Lalu bagaimana dengan Penjual? Apa benar program ini hanya menguntungkan Pembeli saja? Di sisi lain, Garansi Bebas Pengembalian mendapatkan berbagai macam respons berbeda-beda dari para penjual. Ada yang mendukung program ini, karena membuka peluang lebih banyak menarik pembeli baru dan memicu potensi pembelian berulang. Nam...

Memaksimalkan Produktivitas dengan Google Meet, Google Sheets, dan Google Forms

Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan akan alat kolaborasi digital yang fleksibel, terpadu, dan mudah digunakan terus meningkat, terutama di lingkungan kerja dan pendidikan yang semakin bergantung pada sistem daring. Google sebagai salah satu pemain besar di dunia teknologi merespons kebutuhan tersebut dengan menghadirkan rangkaian aplikasi produktivitas berbasis cloud, di antaranya  Google Meet ,  Google Sheets , dan  Google Forms . Ketiga layanan ini bukan hanya berdiri sendiri sebagai alat yang memiliki fungsi berbeda, tetapi juga dapat dipadukan menjadi sebuah ekosistem kolaboratif yang kuat. Integrasi ketiganya semakin mempermudah pengguna dalam mengelola data, melakukan rapat virtual, serta menyebarkan survei atau formulir dengan tingkat otomatisasi tinggi. Artikel ini mengulas secara mendalam bagaimana ketiga layanan tersebut bekerja, manfaat yang ditawarkan, serta bagaimana pengguna dapat memaksimalkan kolaborasi dengan memadukan ketiganya dalam berbagai skenar...

Uber Digugat Penumpang Difabel, Mengapa?

Jakarta - Uber telah merilis layanan bagi penumpang difabel agar mereka bisa menggunakan jasa mereka seperti pengguna umumnya. Sayangnya, program ini tak tersedia di seluruh pasar Uber. Mengutip laman Tech Crunch, Kamis (11/5/2017), gara-gara layanan Uber untuk difabel yang tak tersebar merata di semua tempat, perusahaan digugat oleh dua orang calon penumpang yang menggunakan kursi roda. Mereka menggugat Uber karena menganggap Uber telah melanggar undang-undang negara terkait orang dengan disabilitas. Ada tiga peraturan yang diduga telah dilanggar Uber, yakni Title III of the Americans with Disabilities Act, California Disabled Persons Act, dan sebuah undang-undang mengenai persaingan yang tidak adil di California. Baca Juga :  Cara Cek Tarif Uber Cara Cek Tarif JNE Cara Cek Tarif Grab Menurut gugatan yang dilayangkan, kedua orang penggugat tidak bisa menggunakan jasa Uber karena perusahaan tak menyediakan mobil yang bisa diakses orang dengan kursi roda di wilayah Ja...