Langsung ke konten utama

Punya HP Samsung? Ini Cara Cek Keasliannya Paling Mudah


Anda yang ingin memiliki handphone, saat ini memang kudu lebih jeli karena banyaknya barang tiruan yang ada di pasaran.

Termasuk smartphone Samsung, terutama seri Galaxy dan C9 Pro, yang saat ini memiliki banyak tiruan.

Parahnya lagi, Samsung palsu itu membombardir pasar dengan barang tiruan yang jika dilihat sekilas tampak mirip persis dengan smartphone Samsung asli.

Tapi Jangan khawatir, jika Anda berencana membeli smartphone Samsung, Anda bisa mempraktikkan cara ini untuk membedakan ponsel palsu dan asli.

Berikut tips dan triknya:

1. Lihat kardus / box smartphone Samsung

Box dan kardus smartphone Samsung yang asli akan menunjukkan IMEI (kode nomor seri ponsel) yang sama persis seperti yang terlihat dalam ponsel itu.

Cara mudah cek IMEI pada ponsel adalah dengan membuka pengaturan, lalu pilih "Tentang Ponsel", dan lanjutkan ke opsi "Status". (Baca: Cara Cek Garansi Samsung)

IMEI akan ditampilkan di layar smartphone Anda dan Anda bisa membandingkannya dengan yang tertera pada kotak.

Jika IMEI sudah sama, pastikan sebelumnya Anda sudah mengenali tampilan luar box smartphone tersebut.

Anda bisa melihat desain asli kardus Samsung tersebut di counter resmi Samsung.

Beberapa smartphone Samsung Galaxy S8 palsu memiliki kardus yang berbeda dari yang asli.

2. Raba logo Samsung pada bagian depan smartphone

Logo Samsung asli tidak timbul dan tidak bisa dirasakan dengan jari.

Jika logo Samsung pada smartphone tersebut timbul, bisa dipastikan itu adalah barang palsu.

3. Coba untuk memotret dengan kamera

Kamera samsung seri Galaxy memiliki resolusi kamera yang baik sehingga akan jernih dan tajam dalam mengambil gambar.

Smartphone Samsung palsu, meski tipenya sangat tinggi, memiliki kamera yang jelek, tidak jernih dan perlu waktu loading yang lebih lama saat memotret.

4. Coba lakukan restart smartphone

Smartphone Samsung yang asli memiliki kecepatan reboot atau nyala kembali setelah dimatikan yang sangat cepat.

Namun, smartphone Samsung palsu biasanya membutuhkan waktu cukup lama saat dinyalakan ulang.

Cermati juga logo "powered by android" di bagian layar, karena smartphone yang palsu memiliki jenis huruf android yang berbeda.

5. Cermati layar smartphone

Samsung asli memiliki layar yang mengkilat dan berkualitas bagus, sehingga warna pada layar juga cerah dan terlihat tajam.

Samsung palsu biasanya memiliki layar yang terkesan buram dan murah, warna yang dihasilkan juga tidak cerah.

6. Lihat perlengkapan smartphone dalam kardus

Untuk seri Galaxy yang tinggi, misalnya S7 dan S8, Samsung memberi http://caracek.pro/277-cara-cek-garansi-samsung perlengkapan smartphone yang lengkap.

Biasanya selain kepala charger dan kabel USB yang terpisah, ada juga konektor USB kecil dan alat pelepas kartu SIM.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada Garansi Bebas Pengembalian di Shopee, Penjual Untung atau Rugi?

Baru-baru ini, Shopee merilis program terbarunya yaitu Garansi Bebas Pengembalian yang memungkinkan pembeli untuk mengembalikan barang dengan alasan berubah pikiran. Lewat program ini pembeli bisa melakukan pengembalian barang dengan mudah, bukan hanya saat barang yang diterima tidak sesuai atau rusak, tapi juga kalau pembeli berubah pikiran saat barang diterima. Hal ini pastinya harus sesuai dengan syarat dan ketentuan yang telah ditentukan oleh Shopee. Program Shopee ini disambut hangat dan penuh antusiasme oleh para pembeli! Bagaimana tidak? Hal ini menjawab keraguan banyak dari mereka yang masih saja bimbang dan ragu saat hendak berbelanja barang secara online. Lalu bagaimana dengan Penjual? Apa benar program ini hanya menguntungkan Pembeli saja? Di sisi lain, Garansi Bebas Pengembalian mendapatkan berbagai macam respons berbeda-beda dari para penjual. Ada yang mendukung program ini, karena membuka peluang lebih banyak menarik pembeli baru dan memicu potensi pembelian berulang. Nam...

Memaksimalkan Produktivitas dengan Google Meet, Google Sheets, dan Google Forms

Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan akan alat kolaborasi digital yang fleksibel, terpadu, dan mudah digunakan terus meningkat, terutama di lingkungan kerja dan pendidikan yang semakin bergantung pada sistem daring. Google sebagai salah satu pemain besar di dunia teknologi merespons kebutuhan tersebut dengan menghadirkan rangkaian aplikasi produktivitas berbasis cloud, di antaranya  Google Meet ,  Google Sheets , dan  Google Forms . Ketiga layanan ini bukan hanya berdiri sendiri sebagai alat yang memiliki fungsi berbeda, tetapi juga dapat dipadukan menjadi sebuah ekosistem kolaboratif yang kuat. Integrasi ketiganya semakin mempermudah pengguna dalam mengelola data, melakukan rapat virtual, serta menyebarkan survei atau formulir dengan tingkat otomatisasi tinggi. Artikel ini mengulas secara mendalam bagaimana ketiga layanan tersebut bekerja, manfaat yang ditawarkan, serta bagaimana pengguna dapat memaksimalkan kolaborasi dengan memadukan ketiganya dalam berbagai skenar...

Uber Digugat Penumpang Difabel, Mengapa?

Jakarta - Uber telah merilis layanan bagi penumpang difabel agar mereka bisa menggunakan jasa mereka seperti pengguna umumnya. Sayangnya, program ini tak tersedia di seluruh pasar Uber. Mengutip laman Tech Crunch, Kamis (11/5/2017), gara-gara layanan Uber untuk difabel yang tak tersebar merata di semua tempat, perusahaan digugat oleh dua orang calon penumpang yang menggunakan kursi roda. Mereka menggugat Uber karena menganggap Uber telah melanggar undang-undang negara terkait orang dengan disabilitas. Ada tiga peraturan yang diduga telah dilanggar Uber, yakni Title III of the Americans with Disabilities Act, California Disabled Persons Act, dan sebuah undang-undang mengenai persaingan yang tidak adil di California. Baca Juga :  Cara Cek Tarif Uber Cara Cek Tarif JNE Cara Cek Tarif Grab Menurut gugatan yang dilayangkan, kedua orang penggugat tidak bisa menggunakan jasa Uber karena perusahaan tak menyediakan mobil yang bisa diakses orang dengan kursi roda di wilayah Ja...